Saya Chandra, singkat saja saya Siswa SMA PL Van Lith Muntilan. Lahir dan dibesarkan di kota Solo, kok bisa nyasar sampai Surabaya? Minggu, 4 Juni 2023, SMA PL Van Lith mengadakan kegiatan OPP (Orientasi Panggilan Profesi). Saya didampingi oleh Romo Novan, Ketua Yayasan Kasih Bangsa Surabaya (YKBS) untuk mengenalkan profesi yang saya pilih yaitu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Kenapa saya memilih profesi tersebut? Yaah saya sendiri juga masih bertanya-tanya kenapa memilih profesi tersebut. Dalam YKBS ini ada 4 karya yang berjalan yaitu sanggar (SMM) untuk mendampingi anak anak yang kurang mampu untuk belajar, pendampingan buruh (WADAS), penanggulangan korban bencana (SRK), dan PPS.
Selasa, 6 Juni 2023 saya mengikuti kegiatan dari salah satu karya tersebut yaitu pendampingan buruh bersama WADAS. Bersama dengan teman teman dari YKBS ada Pak Andri, Mas Niko, Pak Eko, dan Mas Johan berupaya untuk menyelesaikan kasus dari buruh kebun karet di Jember. Dalam kasus tersebut, para buruh di PHK tanpa mendapatkan pesangon sebagaimana mestinya serta upahnya dipotong selama bekerja. Jadi teman-teman dari WADAS berusaha untuk memperjuangkan hak mereka, lewat perundingan bersama di dinas ketenagakerjaan Jember.
Para buruh kebun karet yang sebagai korban ketidak adilan dari pihak perusahaan, yang tidak tahu apa-apa tentang kasusnya tersebut, tiba tiba mereka di PHK setelah bekerja selama puluhan tahun dan tidak mendapatkan dana pensiun karena dianggap bukan pekerja tetap. Mereka yang bekerja sebagai buruh tidak dianggap penting oleh perusahaan, mereka dibuang begitu saja dengan alasan masalah keuangan perusahaan. Para buruh yang tidak tau menau tentang hukum mereka seret agar masalah ini diselesaikan secara hukum. Para buruh yang kekurangan apa apa, disulitkan dalam mencari bukti, dan pengetahuan yang sedikit tentang hukum tentu sangat di sudutkan. YKBS yang berupaya membantu pun juga kesusahan untuk mencari bukti bukti, tetapi mereka berusaha sekuat tenaga untuk membantu para buruh yang selalu di tekan dalam masalah persidangan.
Belajar tinggi-tinggi buat ngebela buruh, dapet apa? Uang? Ya paling cuma sedikit, terus dapet apa? Teman-teman di YKBS ini rata-rata adalah orang-orang yang menempuh pendidikan tinggi yang peduli dengan orang-orang kecil seperti buruh tadi, jadi yang mereka peroleh adalah kepuasan tersendiri yang susah untuk dijelaskan kepada orang lain. Mereka yang bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik tapi lebih memilih untuk bekerja memperjuangkan hak-hak orang kecil. Dilandasi dengan semangat kasih yang menurun dari para Romo CM (Kongregasi Misi) yang mendirikan Yayasan ini, yang membangun semangat mereka juga untuk membela orang-orang kecil agar bisa hidup layak. Di dalam diri setiap orang pasti ada kasih, akan tetapi sebesar apakah kasih itu, apakah sebesar gunung sampai bisa menggerakan hati untuk membantu mereka yang kecil, atau hanya sebesar kerikil yang bahkan tidak mau peduli kepada orang yang kesusahan. (Penulis: Yulianus Chandra – SMA PL Van Lith)


Bagus Chandra, buka wawasanmu dan terus semangat dalam belajar dan tetap bersumber pada cinta kasih, dan kasih itu dari Allah sendiri semoga iman dan hatimu penuh dengan kasih dar Allah