Cara Soekarwo Pertahankan Iklim Usaha di Jatim
“Jawa Timur itu punya pelabuhan internasional yang besar, logistik kita juga tercukupi,” kata Soekarwo, Gubernur Jawa Timur.
Soekarwo juga mengatakan, beberapa pengusaha awalnya sempat melakukan penjajakan untuk membuka usaha ke luar Jawa Timur, tapi dukungan infrastruktur dan bahan baku menjadikan mereka urung dan tetap bertahan di Jawa Timur.
Bahkan, beberapa perusahaan saat ini membuka dan meningkatkan investasinya di Jawa Timur. Tentu pilihannya bukan lagi di daerah ring I, melainkan ke luar ring I.
Menurut Soekarwo, alasan inipula yang menjadikan dirinya berani untuk menaikkan upah di kawasan ring I hingga mencapai Rp2 jutaan.
“Ring I memang sudah sesak. Dan kota besar seperti Surabaya ini memang bukan lagi kota industri, nanti industri kita dorong menepi keluar dari perkotaan,” ujarnya.
Untuk memastikan pengusaha bertahan di Jawa Timur, Soekarwo juga terus mendorong tersedianya infrastruktur yang memadai. Listrik dan gas juga dijamin.
Selain itu, Jawa Timur juga telah membuka beberapa perwakilan dagang di luar Jawa Timur. Tujuannya, sebagai kantung-kantung penyedia kebutuhan bagi perusahaan yang ada di Jawa Timur.
“Kalau misalnya butuh bahan yang tidak ada di Jatim, kami sudah menjalin kerjasama dengan seluruh provinsi, sehingga perusahaan tidak perlu memindahkan pabrik. Di Jatim semua bahan yang dibutuhkan menjadi ada,” kata dia. (fik/rst)

