Sidoarjo, Tak lagi bekerja di pabrik, Rahma atau sering dipanggil Tika merintis usaha hijab. Ia bersama calon suami yang masih bekerja di pabrik kayu ingin mewujudkan buka usaha sendiri.
Tika adalah perempuan asal Madiun Jawa Timur yang tinggal di Buduran Sidoarjo.
Mantan buruh pabrik PT Global Way Indonesia, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Tinur, yang memproduksi bola untuk piala dunia dan Liga-Liga di Eropa, sedang sekolah menjahit dan sekolah buruh kewirausahaan.
Ia ikut sekolah menjahit untuk meningkatkan keterampilan menjahit. Sedangkan sekolah buruh kewirausahaan untuk mematangkan bisnis, riset pasar dan pesaing, analisis kelayakan usaha, pengelolaan keuangan usaha, cara mengakses modal serta strategi pemasaran ekspor.
Sekolah buruh bidang kewirausahaan yang di gagas Wadas dan Kampus Petra Surabaya tanpa di pungut biaya alias Gratis. Sedangkan untuk sekolah menjahit harus mengeluarkan uang sendiri.
Enaknya ikut sekolah buruh kewirausahaan saya didampingi sampai benar-benar usahanya bisa berjalan dengan baik. Ucapnya.
Dikala ia masih belajar menjahit ia sudah kebanjiran pesanan. Apalagi menjelang lebaran adalah saat mengais rejeki. Banyak orang yang pesan kerudung pada dia karena modelnya bagus-bagus dan murah.
Oleh Mahrawi

