Ketika buruh kebun dan pelaut bersatu

Surabaya, Aksi serikat buruh yang tergabung dalam APBJ, Rabu, 30 Agustus 2017, long march mendatangi kantor disnaker Jatim di Jl. Menanggal Surabaya.

Buruh yang terlibat ada dari buruh makanan siap saji, KFC, pekerja hotel, media, pabrik rokok, bank, sopir trailer, sopir tanki pertamina, pelaut dan buruh kebun.

Buruh kebun PTPN XII Jember, yang tangannya cacat permanen akibat menderes karet saat bekerja, mengadukan nasibnya di kantor disnaker jatim, karena proses hukum di Jember mandek.

Ibu ini selain tidak mendapatkan ganti pengobatan dari perusahaan plat merah BUMN, juga tidak bisa bekerja lagi karena tangan kanannya patah.

“Ibu PTPN XII selain meminta biaya pengobatan, perusahaan juga harus menyediakan pekerjaan yang pas dengan kondisi kesehatannya, tutur perwakilan yang berunding saat dialong dengan kepala disnaker Jatim, Setiajid.

Kondisi ketidak adilan tidak hanya di alami oleh buruh pabrik, tapi juga buruh kebun dan pelaut. Apalagi Indonesia negara agraris dan maritim sudah seharusnya memperhatikan kehidupan mereka, ucap Indra, massa aksi.

Dengan bersatunya buruh kebun dan pelaut merupakan angin segar bagi buruh pabrik yang selama ini getol memperjuangkan nasib buruh.

Share Button