WADAS BEKALI MAHASISWA UKDC KETERAMPILAN BERORGANISASI

WADAS pada tanggal 21 – 23 Januari 2022 berpartisipasi dalam kegiatan kaderisasi pengurus baru Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Katolik Darma Cendika atau biasa dikenal dengan KMK Santo Dominikus UKDC.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 peserta dan dilangsungkan selama 3 hari bertempat di Sasana Krida  Jati Jejer (SKJJ), Trawas, Mojokerto.

Mengambil tema “Membentuk Jiwa Pemimpin Muda yang Profesional, Produktif dan Bertanggung jawab”. Menurut Florentina Junita, selaku ketua panitia kaderisasi, tema tersebut diambil guna membentuk calon pengurus KMK agar memiliki sifat professional, produktif dan bertanggung jawab.

“Harapannya calon pengurus dapat fokus dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanat sebagai pengurus di organisasi” Ujar Florentina yang juga merupkan Mahasiswa jurusan Manajemen di UKDC.

Pada kegiatan ini, WADAS yang diwakili oleh Johan menyampaikan materi tentang Manajemen Organisasi dan membentuk jiwa Profesional. Materi ini disampaikan guna memberikan bekal dan keterampilan apa saja yang diperlukan dalam berorganisasi yang baik sehingga mahasiswa dapat mengembangkan soft skill mereka.

Dalam penuturannya, Johan menjelaskan bahwa kesempatan menjadi pengurus organisasi bukan hanya semata-mata sebagai media untuk menyalurkan minat dan bakat saja, melainkan juga sebagai media untuk belajar mengembangkan soft skill yang ada.

“Bagi kawan-kawan yang belum pernah masuk dalam dunia kerja, bergabung dalam organisasi adalah wadah yang membentuk diri ketika nantinya akan masuk dalam dunia kerja, sehingga ketika masuk dalam dunia kerja, kawan-kawan tidak kaget dengan kondisi dunia kerja” ujar  Johan yang juga merupakan alumni UKDC.

Terkait dengan materi yang disampaikan, para peserta kaderisasi menyambutnya dengan positif. Salah satunya sebagaimana yang utarakan oleh Priscillia Putri Anjellita kepada WADAS,  Priscillia menjelaskan materi yang disampaikan tersalurkan dengan sangat baik dan mudah dimengerti karena disetiap point yang diberikan selalu disertai contoh langsung seperti bagaimana nantinya jika direalisasikan dalam berorganisasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Semoga segala materi yang sudah diberikan kepada kami tidak hanya berhenti menjadi sebuah pengetahuan semata, namun juga menjadi sebuah pengalaman yang dapat kami realisasikan disetiap point pentingnya baik dalam hal berorganisasi dan menjadi pemimpin” pungkas Priscil yang juga terpilih menjadi ketua KMK yang baru. (Penulis: Yohanes Baptista Cahaya Misjuan)

Share Button