Pada tanggal 12 Januari 2014 para buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Independen (SBI) dan Wadah Asah Solidaritas (Wadas) menyelenggarakan sekolah buruh di wilayah Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Sekolah buruh tersebut dihadiri oleh 25 orang buruh dari SBI. Topik yang dibahas dalam sekolah buruh kali ini adalah tentang mimpi dan mind mapping.Wisnu yang bertindak sebagi fasilitator menjelaskan tentang kegunaan mind mapping untuk memetakan masalah yang sering dihadapi oleh buruh baik dalam konteks hubungan industrial maupun secara individu. Pemetaan melalui mind mapping juga berguna untuk memperjelas langkah-langkah yang diperlukan dalam mencapai mimpi atau tujuan dalam hidup kita.
Wadas memfasilitasi pendidikan bagi para buruh sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas buruh baik dalam organisasi maupun secara individu. Bentuk pendidikan kepada para buruh tersebut diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan sekolah buruh yang dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali. Pendidikan yang diberikan dalam sekolah buruh disesuaikan dengan kebutuhan tiap-tiap organisasi serta kapasitas buruh itu sendiri.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) SBI, Ari, mengungkapkan bahwa masalah umum yang dihadapi oleh serikat buruh adalah rendahnya tingkat keaktifan anggota yang bekisar 50% saja bahkan kurang. Rendahnya tingkat partisipasi tersebut disebabkan oleh kapasitas anggota yang kurang sehingga pendidikan sangat diperlukan untuk meningkatkan tingkat partisipasi anggota serikat buruh. Menurut Ari, organisasi yang kuat adalah yang bersandar pada tingkatan bawah atau basis bukan yang bersifat top down seperti masa orde baru. Oleh karena itu, slogan “buruh harus cerdas” yang dimiliki oleh SBI harus diwujudkan untuk mendukung penguatan organisasi.
Ari menuturkan bahwa kerjasama antara SBI dan Wadas dalam pendidikan bagi buruh, membantu SBI dalam upaya meningkatkan kapasitas bagi para anggotanya. “Kawan-kawan buruh mulai terlihat disiplin, misalnya hadir tepat waktu dalam pelatihan kali ini.”, kata Ari. Ari juga berharap bahwa melalui pendidikan buruh ini lahir kader pemimpin buruh di SBI sehingga tugas organisasi dapat dilaksanakan dengan baik.

