Untuk pertama kalinya 40 buruh di dua restauran Cambridge and Crayford di Inggris melangsungkan pemogokan pada hari Senin (4/09/17). Mereka menutut kondisi kerja yang baik, upah naik dan kebebasan berserikat.
Mogok kerja yang di organisir aliansi serikat pekerja makanan dan minuman melibatkan 40 buruh Mc Donald dan anggota serikat buruh yang tergabung BFAWU. Sekitar 200 buruh berkumpul di restauran kemudian mendatangi kantor parlemen di Inggris.
Ian Hodson presiden aliansi serikat buruh makanan dan minuman mendukung penuh keberanian buruh Mc Donald’s melakukan pemogokan kerja. Ia Hodson mengatakan kondisi kerja Buruh Mc Donald sangat buruk, upah lembur tidak dibayar dan di intimidasi karena bergabung dengan serikat buruh. Ini sejarah baru di inggris buruh makanan siap saji melakukan perlawanan, ucapnya seperti di kutip dari Telusur Net TV.
Masyarakat mengira bahwa bekerja di resturan Mc Doland’s adalah pekerjaan enak,itu tidak terjadi. Sudah lama sekali, para buruh di restoran cepat saji seperti McDonald’s harus menghadapi kondisi kerja yang buruk, pemotongan drastis hingga jam kerja, dan bahkan intimidasi di tempat kerja, kata Ian Hodson.
Sementara presiden Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn mendukung penuh pemogokan yang dipimpin aliansi serikat buruh yang tergabung dalam BFAWU. “Mereka membela hak-hak buruh” dengan memimpin pemogokan pertama di Inggris. Partai kami menawarkan dukungan dan solidaritas kepada para buruh McDonald yang pemberani, yang membuat sejarah hari ini.”Pungkasnya


