MEMBANGUN EKSISTENSI SERIKAT PEKERJA/BURUH MELALUI MEDSOS

Eksistensi adalah hal mutlak yang harus dipenuhi oleh Serikat Pekerja/Buruh bila ingin terus berkembang dan tetap “ada”. Semakin diakui oleh masyarakat, maka semakin eksis serikat pekerja/buruh tersebut. Dengan semakin eksis, maka semakin besar pengarunya terhadap kepentingan organisasi.

Banyak cara dapat dilakukan oleh serikat untuk membangun eksistensinya, mulai dari mengadakan kegiatan dan evaluasi, berjejaring dengan komunitas lain, sampai dengan regenerasi. Dan apabila semua aktivitas tersebut sudah dilakukan, bagian yang terpenting selanjutnya adalah dengan menyiarkan aktivitas tersebut kepada anggota serikat maupun masyarakat luas.

Kegiatan menyiarkan aktivitas disini menjadi penting, agar semakin banyak orang yang mengetahui aktivitas apa saja yang sudah dan akan dilakukan oleh serikat. Dengan semakin banyak orang yang mengetahui tentang aktivitas yang dilakukan oleh serikat, maka eksistensi serikat akan diakui oleh banyak pihak, mulai dari pemerintah, pengusaha, serikat pekerja/buruh lain, masyarakat, dan tentu pekerja/buruh itu sendiri.

Salah satu media penyiaran yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang eksistensi organisasi adalah dengan memanfaatkan media sosial (medos) yang saat ini banyak digunakan. Melalui medsos serikat dapat melakukan penyiaran tentang hasil kerja-kerja organisasi maupun informasi-informasi dengan cepat, mudah dan murah.

Meskipun menjadi bagian penting, namun masih banyak Serikat Buruh yang belum memanfaatkan dan/atau sudah memanfaatkan namun belum optimal dalam penggunaannya. Padahal dengan menoptimalkan penyiaran hasil kerja dan/atau rencana kegiatan serikat, maka akan semakin eksis serikat pekerja/buruh itu sendiri.

Oleh sebab itu, melihat pentingnya pentingnya membangun eksitensi organisasi ini, maka Wadah Asah Solidaritas (WADAS) mengadakan pelatihan senderhana tentang pemanfaatan medsos sebagai sarana komunikasi serikat bersama dengan pengurus Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia Sumber Graha Sejahtera (SPBI SGS) Jombang.

Kegiatan pelatihan kali ini, kawan-kawan serikat belajar tentang teknik penulisan sederhana. Teknik penulisan senderhana ini bertujuan agar pengurus dapat menyampaikan semua informasi tentang serikat melalui tulisan yang akan disiarkan melalui medsos yang dimiliki oleh serikat. Selain itu, pengurus juga dibekali tentang etika bermedsos. Harapannya agar dalam pengelolaan medsos organisasi, tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan organisasi itu sendiri. (Penulis: Yohanes Baptista Cahaya Misjuan)

Share Button